|
K A M U S B A H A S A G A Y by: Ray_pdng Pengantar: Secara umum dapat diterangkan bahwa pembentukan istilah bahasa gay dari bahasa biasa ada 5 jenis, yakni: (1) yang mengubah vokal suku kata ke dua dari akhir menjadi [è] dan vokal (dan konsonan) suku kata akhir menjadi [ong], [es] atau [I], seperti loco --> lècong, lèces, atau lèci (masturbasi, onani); (2) yang melibatkan sisipan [in] di antara konsonan dan vokal tiap suku kata, umumnya dengan pemendekan hasilnya menjadi dua suku kata, seperti banci --> binancini --> binan; (3) yang mengambil sebagian awal kata dan kemudian mengubah selebihnya sehingga menjadi kata lain atau nama orang yang acapkali berkaitan dengan makna yang hendak ‘disembunyikan’, seperti semak (<Bld smaak = suka) --> semangka (buah yang disukai); (4) (khusus di daerah berbahasa Jawa) yang menambahkan awalan si dan menyisakan hanya suku kata pertama (ditambah konsonan kata berikutnya apabila suku kata itu berakhir dengan vokal), seperti lanang (Jw. laki-laki) --> silan; (5) yang memberikan makna beda pada istilah dari bahasa biasa, seperti jeruk yang diberi arti pemeras; dan (6) sejumlah kecil istilah khas yang hanya ditemui dalam bahasa gay, seperti cuco’ (cakep). Daftar Singkatan dan Lambang: Jw. = bahasa Jawa; Sd. = bahasa Sunda; s.o. = seseorang; --> = lihat.
Aadidas -- ndesa (Jw), norak. adinda 1 -- ada. adinda 2 -- adik. aida, aida mustafa -- AIDS. akika -- aku. ampar --> tinta ampar. ambarawa -- ambu (Jw), bau. amir -- amat, sangat. angguna -- anggun. apésé -- apa. ATM -- bisa di mana-mana, serba bisa (berkaitan dengan teknik hubungan seks). ayah -- panggilan mesra untuk laki-laki dewasa. Bbala-bala -- bagi-bagi. bandana -- bandit, penjahat. batako -- botak. bawang -- bau. bayangkara -- bayar. BBC (bibisi) -- becak, tukang becak. bèbisong --> bibisi, BBC. bèbong 1 -- babi. bèbong 2 -- babu. belalang -- beli. bèlong -- bulu; ber... -- berbulu. bèllina --be’ol (Sd.), berak. bès -- banci, waria. bètharia -- berak. bèyes, bèyong -- bayar; -an -- bayaran, pelacur (laki-laki). binan -- banci, waria. binul -- bule, orang Barat. bisikan -- bisa, dapat. bis kota -- bisa, dapat. b.o. --boking. bobor -- membuka diri, ketahuan. bodrèk, bodrèx -- bodoh. bossini -- bosan. branjangan -- baju. brènda, brèndi --> brondong. brèpong -- berapa. brondong -- muda, laki-laki muda. bulbul, bulèlèng -- bule, orang Barat. Ccapcai 1 -- cepat. capcai 2 -- cabut, pergi. casio -- kasihan. cèkes, cèkong -- cakep. cembèrong -- cemburu. cemberut -- cemburu. cica --> kucing. cik pin -- pincang. cililitan -- cilik, kecil. cinere, cinse’, cintami -- (orang) Cina. ciptadent -- cipo’-(an), (ber)-ciuman. cuci WC -- menjilati dubur, analingus. cuco’ -- cakep. cumi-cumi -- (ber)-ciuman. cuplis -- kecil (umumnya merujuk pada ukuran penis). Ddèbby -- dubur. dèborah --> dubes, duta besar. dèddy -- dada. dèkes, dèkong -- dukun. dèndes, dèndong -- (ber)-dandan, me-ngenakan pakaian perempuan. dères, dèrong, dèrsek -- seks anal (me-lalui dubur, semburit). dèwi -- duwit. diana -- dia. diklèm -- diklemprakno (Jw.), dicampakkan, diputus-hubungan door-to-door -- datang dari rumah ke ru-mah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum). dubes -->duta besar. duka lara -- dukun. durènces -- tidak disunat, tidak dikhitan. duta -- duit, uang. duta besar -- suka melakukan seks anal (melalui dubur, semburit). Eèblas -- pandai bicara, genit, centil. èferèdi --> eveready. èm, èmbèr, èmbong -- emang bener, memang. enam sembilan -- saling mengisap penis èndang -- enak. ènjrot -- emang, memang. èrbes, èrbong -- (orang) Arab. èslong -- asli. èsong -- isap (merujuk pada seks oral). eveready -- pelacur laki-laki. èyes -- ayu. Ggarukan -- razia, penggerebekan di tempat kumpul. gatra -- gatal. gèdes, gèdong, gedung putih -- gede, besar (umumnya merujuk pada uku-ran penis). gelap gulita -- berkulit hitam. gembala -- gemuk. gèta -- peras, minta dengan paksa. gilingan -- gila. ginay, ginè -- gay. gita teladan --> gèta. gladys --> gèdes. g.m. -- germo. gondès -- ndèså (Jw.), norak. gorèng -- seks anal, semburit. grètong -- gratis. gundala -- gundul. Hhèma malini, hèmaviton, hèmes, hèmong -- homo, gay. hitler -- hitam. hombrè, hombrèng -- homo, gay. Iidéalisme -- idiot. inang, intan -- ini. injèksong -- injeksi. isabela, isna -- isap (merujuk pada seks oral. itong -- itu. jahara -- jahat. jailani -- jelek. jali-jali -- jalan-jalan. jayanti -- (orang) Jawa. jelita -- jelek; - kasih -- jelek sekali. jèli-jèli, jèlong-jèlong -- jilat-jilat. jèmbong -- jembut (Jw.), bulu kelamin. jeng -- panggilan akrab untuk gay yang lebih muda. jèpong -- jepit (merujuk pada hubungan seks penis-sela paha, interfermoral). jeruk -- peras, pemeras. jrong -- caci maki. juwita -- jualan (jual diri). Kkalèngan -- tertutup. karpèt -- (ber)-bulu. kassandra -- kasar. kayangan -- kaya. kelinci -- kecil. kencana -- kencing. kèntes, kènti, kèntong -- kontol, penis. kères -- kèrå (Jw.), juling. keriting -- feminin. ketimpring -- feminin. klèwes, klèwong -- keluar, ejakulasi, me-ngeluarkan air mani. koni -- kondom. kucing, kucica -- pelacur laki-laki; -lanang -- pelacur laki-laki yang tidak homo, -wandu -- pelacur laki-laki yang juga homo. kumala -- kumal. kumulatif -- kumuh. Llacica -- lancang. laksana -- laki-laki. lambada -- lèmbèng, kemayu (Jw.), ge-nit. la nina -- lanang (Jw.), laki-laki lambrètta -- lambat. laminating -- lama. lapangan -- lapar. larasati -- larang (Jw.), mahal. lèces, lèci, lècong -- loco, rancap, onani, masturbasi. lèkes, lèkong -- laki-laki (maskulin), pasa-ngan laki-laki. lembayung -- lembek, lembeng, femi-nin; -sutra -- lemah gemulai. lèntes -- lonte, pelacur. lès biola, lèsbong, lès piano -- lesbian. lèsbongan -- berhubungan seks (mengenai dua gay feminin atau gay dengan perempuan). lèwong -- luwe (Jw.), lapar. linak -- laki-laki. linès, lisa bonet -- lesbian. lipsinc -- lipstick. lubang buaya -- orang yang suka disemburit. lumajang, lumejong -- lumayan. lumba-lumba -- lembeng (Jw.), genit, feminin. lumpia -- lumayan luna -- lonte, pelacur. Mmabar -- mabuk. madurasa -- (orang) Madura. maharani -- mahal. makassar -- makan. ma’ci', macica -- banci, waria. malacanang -- lancang. malaria -- melarat, miskin. malaysia, malida -- malu. mandala -- mandi. mande -- mana. mandi kucing -- menjilati tubuh. manila -- manis. matra -- matre, materialistis. mawar -- mau. mayangkara, mayangsari, mayapada -- main, berhubungan seks. mba’yu -- panggilan akrab untuk gay yang lebih tua. mèbel -- mèmèk belakang, dubur. mèbong -- mobil. mèkes, mèkong -- makan. mèki -- mèmèk, vagina. mèksiko -- Madura. mèlani, mèlly -- melok (Jw.), ikut. menyanyi -- nyolong (Jw.), mencuri. mètong 1 -- mati. mètong 2 -- metu (Jw.), keluar, ejakulasi. mèyes, mèong -- main, berhubungan seks. minarinah -- marah. minong-minong -- ngomong-ngomong. miss -- awalan untuk gay yang bersifat tertentu; -BBC -- gay yang suka tukang becak atau berhubungan seks dalam becak. mojokerto -- mojok. multatuli -- mulut. muna, munali, munawir -- munafik. muria, mursida, muryati -- murah. Nnèpsong -- napsu. nè’ -- panggilan akrab sesama gay. ngèbèr -- mejeng, mangkal, kumpul-kumpul. ngèsong --> èsong. ngisna --> isna. nglèces, nglèci, nglècong --> lèces, lèci, lècong. ngondèk -- feminin, genit. nit, nita -- tidak. nyah -- panggilan akrab sesama gay. nyèbong -- nyabo, melacur. nyiur melambai -- feminin, lemah gemulai. Ppahala -- paha. pèges-pèges -- pegang-pegang, mera- ba-raba. pèjong -- peju, air mani. pèk-pèk -- pegang-pegang, meraba- raba. pelita, pelita hati -- pelit. pèltu -- nempel metu (Jw.), mudah eja-kulasi/mengeluarkan air mani. pembantaian, pembèntong -- pem-bantu (rumah tangga). pènong -- panu. pènti, pèntong -- pantat. pères -- pura(-pura) (diucapkan pada akhir kalimat atau menanggapi kalimat kawan bicara, mengartikan sesuatu yang tidak benar),berpura-pura, merayu s.o. pèrsia, pèrsi --> pères. pèwi, pèwong -- (perem)puan. pinèrinèks -- pereks. pinorin, piramida -- pira (Jw.), berapa. polandia, polèsong -- polisi. polo, polonia -- pulang. prawira -- perawan. pusara -- pusar. PY -- payu (Jw.), laku. Rracun -- perempuan, istri. ramayana -- ramai. rantangan -- datang ke rumah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum). rebana, rèbong 1 -- ribu: se- -- seribu. rèbong 2 -- (me)-raba. rèmbong -- rambut. rèmpes --> rumpi. rèti, rètong -- ratus; se- -- seratus. rèksona, rèxona -- rokok. rimo -- ramai. rindang -- rindu. rumania -- rumah. rumbai-rumbai --> rumpi' 1. rumpi’ -- 1. pemeras; 2. makian ringan atau ungkapan menanggapi pernyataan yang menggemaskan (mirip dengan sialan!). rumput --> rumpi' 1. Ssakit, se’ -- homo, gay. sandang -- sana. sèbokan -- subalan (Jw), pengganjal pantat. semak, semangka -- suka, senang, nak-sir. sèmong -- sama; sama-sama; suka sa-ma suka. sènorita --> sinyorita. sepèlong -- sepuluh, sepuluh ribu. sepètong -- sepatu. sepiring, sepoi -- sepi. sèrtu -- gèsèr metu (Jw.), mudah mengeluarkan air mani, ejakulasi. sèsong -- susu, buah dada. setèl -- atur (supaya mencapai orgasme bersama). setor -- datang ke rumah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum). sindang -- sini. sinopin -- sapa (Jw.), siapa. sinyorita -- nyorog (Jw.) |
| Leave a Comment: |