Entry: bahasa binan Saturday, April 09, 2005



K A M U S  B A H A S A  G A Y

by: Ray_pdng

Pengantar:

Secara umum dapat diterangkan bahwa pembentukan istilah bahasa gay dari bahasa biasa ada 5 jenis, yakni:

(1)   yang mengubah vokal suku kata ke dua dari akhir menjadi [è] dan vokal (dan konsonan) suku kata akhir menjadi [ong], [es] atau [I], seperti loco --> lècong, lèces, atau lèci (masturbasi, onani);

(2)    yang melibatkan sisipan [in] di antara konsonan dan vokal tiap suku kata, umumnya dengan pemendekan hasilnya menjadi dua suku kata, seperti banci --> binancini --> binan;

(3)     yang mengambil sebagian awal kata dan kemudian mengubah selebihnya sehingga menjadi kata lain atau nama orang yang acapkali berkaitan dengan makna yang hendak ‘disembunyikan’, seperti semak (<Bld smaak = suka) --> semangka (buah yang disukai);

(4)    (khusus di daerah berbahasa Jawa) yang menambahkan awalan si dan menyisakan hanya suku kata pertama (ditambah konsonan kata berikutnya apabila suku kata itu berakhir dengan vokal), seperti lanang (Jw. laki-laki) --> silan;

(5)    yang memberikan makna beda pada istilah dari bahasa biasa, seperti jeruk yang diberi arti pemeras; dan

(6)   sejumlah kecil istilah khas yang hanya ditemui dalam bahasa gay, seperti cuco’ (cakep).

Daftar Singkatan dan Lambang: Jw. = bahasa Jawa; Sd. = bahasa Sunda; s.o. = seseorang; --> = lihat.
--------------------------------------------------------------------------------

 

A

adidas -- ndesa (Jw), norak.

adinda 1 -- ada.

adinda 2 -- adik.

aida, aida mustafa -- AIDS.

akika -- aku.

ampar --> tinta ampar.

ambarawa -- ambu (Jw), bau.

amir -- amat, sangat.

angguna -- anggun.

apésé -- apa.

ATM -- bisa di mana-mana, serba bisa (berkaitan dengan teknik hubungan seks).

ayah -- panggilan mesra untuk laki-laki dewasa.

B

bala-bala -- bagi-bagi.

bandana -- bandit, penjahat.

batako -- botak.

bawang -- bau.

bayangkara -- bayar.

BBC (bibisi) -- becak, tukang becak.

bèbisong --> bibisi, BBC.

bèbong 1 -- babi.

bèbong 2 -- babu.

belalang -- beli.

bèlong -- bulu; ber... -- berbulu.

bèllina --be’ol (Sd.), berak.

bès -- banci, waria.

bètharia -- berak.

bèyes, bèyong -- bayar; -an -- bayaran, pelacur (laki-laki).

binan -- banci, waria.

binul -- bule, orang Barat.

bisikan -- bisa, dapat.

bis kota -- bisa, dapat.

b.o. --boking.

bobor -- membuka diri, ketahuan.

bodrèk, bodrèx -- bodoh.

bossini -- bosan.

branjangan -- baju.

brènda, brèndi --> brondong.

brèpong -- berapa.

brondong -- muda, laki-laki muda.

bulbul, bulèlèng -- bule, orang Barat.

C

capcai 1 -- cepat.

capcai 2 -- cabut, pergi.

casio -- kasihan.

cèkes, cèkong -- cakep.

cembèrong -- cemburu.

cemberut -- cemburu.

cica --> kucing.

cik pin -- pincang.

cililitan -- cilik, kecil.

cinere, cinse’, cintami -- (orang) Cina.

ciptadent -- cipo’-(an), (ber)-ciuman.

cuci WC -- menjilati dubur, analingus.

cuco’ -- cakep.

cumi-cumi -- (ber)-ciuman.

cuplis -- kecil (umumnya merujuk pada ukuran penis).

 

 

 

D

dèbby -- dubur.

dèborah --> dubes, duta besar.

dèddy -- dada.

dèkes, dèkong -- dukun.

dèndes, dèndong -- (ber)-dandan, me-ngenakan pakaian perempuan.

dères, dèrong, dèrsek -- seks anal (me-lalui dubur, semburit).

dèwi -- duwit.

diana -- dia.

diklèm -- diklemprakno (Jw.), dicampakkan, diputus-hubungan

door-to-door -- datang dari rumah ke ru-mah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum).

dubes -->duta besar.

duka lara -- dukun.

durènces -- tidak disunat, tidak dikhitan.

duta -- duit, uang.

duta besar -- suka melakukan seks anal (melalui dubur, semburit).

 

E

èblas -- pandai bicara, genit, centil.

èferèdi --> eveready.

èm, èmbèr, èmbong -- emang bener, memang.

enam sembilan -- saling mengisap penis

èndang -- enak.

ènjrot -- emang, memang.

èrbes, èrbong -- (orang) Arab.

èslong -- asli.

èsong -- isap (merujuk pada seks oral).

eveready -- pelacur laki-laki.

èyes -- ayu.

G

garukan -- razia, penggerebekan di tempat kumpul.

gatra -- gatal.

gèdes, gèdong, gedung putih -- gede, besar (umumnya merujuk pada uku-ran penis).

gelap gulita -- berkulit hitam.

gembala -- gemuk.

gèta -- peras, minta dengan paksa.

gilingan -- gila.

ginay, ginè -- gay.

gita teladan --> gèta.

gladys --> gèdes.

g.m. -- germo.

gondès -- ndèså (Jw.), norak.

gorèng -- seks anal, semburit.

grètong -- gratis.

gundala -- gundul.

 

H

hèma malini, hèmaviton, hèmes, hèmong -- homo, gay.

hitler -- hitam.

hombrè, hombrèng -- homo, gay.

 

 

I

idéalisme -- idiot.

inang, intan -- ini.

injèksong -- injeksi.

isabela, isna -- isap (merujuk pada seks oral.

itong -- itu.

 

jahara -- jahat.

jailani -- jelek.

jali-jali -- jalan-jalan.

jayanti -- (orang) Jawa.

jelita -- jelek; - kasih -- jelek sekali.

jèli-jèli, jèlong-jèlong -- jilat-jilat.

jèmbong -- jembut (Jw.), bulu kelamin.

jeng -- panggilan akrab untuk gay yang lebih muda.

jèpong -- jepit (merujuk pada hubungan seks penis-sela paha, interfermoral).

jeruk -- peras, pemeras.

jrong -- caci maki.

juwita -- jualan (jual diri).

K

kalèngan -- tertutup.

karpèt -- (ber)-bulu.

kassandra -- kasar.

kayangan -- kaya.

kelinci -- kecil.

kencana -- kencing.

kèntes, kènti, kèntong -- kontol, penis.

kères -- kèrå (Jw.), juling.

keriting -- feminin.

ketimpring -- feminin.

klèwes, klèwong -- keluar, ejakulasi, me-ngeluarkan air mani.

koni -- kondom.

kucing, kucica -- pelacur laki-laki; -lanang -- pelacur laki-laki yang tidak homo, -wandu -- pelacur laki-laki yang juga homo.

kumala -- kumal.

kumulatif -- kumuh.

 

L

lacica -- lancang.

laksana -- laki-laki.

lambada -- lèmbèng, kemayu (Jw.), ge-nit.

la nina -- lanang (Jw.), laki-laki

lambrètta -- lambat.

laminating -- lama.

lapangan -- lapar.

larasati -- larang (Jw.), mahal.

lèces, lèci, lècong -- loco, rancap, onani, masturbasi.

lèkes, lèkong -- laki-laki (maskulin), pasa-ngan laki-laki.

lembayung -- lembek, lembeng, femi-nin; -sutra -- lemah gemulai.

lèntes -- lonte, pelacur.

lès biola, lèsbong, lès piano -- lesbian.

lèsbongan -- berhubungan seks (mengenai dua gay feminin atau gay dengan perempuan).

lèwong -- luwe (Jw.), lapar.

linak -- laki-laki.

linès, lisa bonet -- lesbian.

lipsinc -- lipstick.

lubang buaya -- orang yang suka disemburit.

lumajang, lumejong -- lumayan.

lumba-lumba -- lembeng (Jw.), genit, feminin.

lumpia -- lumayan

luna -- lonte, pelacur.

M

mabar -- mabuk.

madurasa -- (orang) Madura.

maharani -- mahal.

makassar -- makan.

ma’ci', macica -- banci, waria.

malacanang -- lancang.

malaria -- melarat, miskin.

malaysia, malida -- malu.

mandala -- mandi.

mande -- mana.

mandi kucing -- menjilati tubuh.

manila -- manis.

matra -- matre, materialistis.

mawar -- mau.

mayangkara, mayangsari, mayapada -- main, berhubungan seks.

mba’yu -- panggilan akrab untuk gay yang lebih tua.

mèbel -- mèmèk belakang, dubur.

mèbong -- mobil.

mèkes, mèkong -- makan.

mèki -- mèmèk, vagina.

mèksiko -- Madura.

mèlani, mèlly -- melok (Jw.), ikut.

menyanyi -- nyolong (Jw.), mencuri.

mètong 1 -- mati.

mètong 2 -- metu (Jw.), keluar, ejakulasi.

mèyes, mèong -- main, berhubungan seks.

minarinah -- marah.

minong-minong -- ngomong-ngomong.

miss -- awalan untuk gay yang bersifat tertentu; -BBC -- gay yang suka tukang becak atau berhubungan seks dalam becak.

mojokerto -- mojok.

multatuli -- mulut.

muna, munali, munawir -- munafik.

muria, mursida, muryati -- murah.

 

N

nèpsong -- napsu.

nè’ -- panggilan akrab sesama gay.

ngèbèr -- mejeng, mangkal, kumpul-kumpul.

ngèsong --> èsong.

ngisna --> isna.

nglèces, nglèci, nglècong --> lèces, lèci, lècong.

ngondèk -- feminin, genit.

nit, nita -- tidak.

nyah -- panggilan akrab sesama gay.

nyèbong -- nyabo, melacur.

nyiur melambai -- feminin, lemah gemulai.

P

pahala -- paha.

pèges-pèges -- pegang-pegang, mera- ba-raba.

pèjong -- peju, air mani.

pèk-pèk -- pegang-pegang, meraba- raba.

pelita, pelita hati -- pelit.

pèltu -- nempel metu (Jw.), mudah eja-kulasi/mengeluarkan air mani.

pembantaian, pembèntong -- pem-bantu (rumah tangga).

pènong -- panu.

pènti, pèntong -- pantat.

pères -- pura(-pura) (diucapkan pada akhir kalimat atau menanggapi kalimat kawan bicara, mengartikan sesuatu yang tidak benar),berpura-pura, merayu s.o.

pèrsia, pèrsi --> pères.

pèwi, pèwong -- (perem)puan.

pinèrinèks -- pereks.

pinorin, piramida -- pira (Jw.), berapa.

polandia, polèsong -- polisi.

polo, polonia -- pulang.

prawira -- perawan.

pusara -- pusar.

PY -- payu (Jw.), laku.

R

racun -- perempuan, istri.

ramayana -- ramai.

rantangan -- datang ke rumah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum).

rebana, rèbong 1 -- ribu: se- -- seribu.

rèbong 2 -- (me)-raba.

rèmbong -- rambut.

rèmpes --> rumpi.

rèti, rètong -- ratus; se- -- seratus.

rèksona, rèxona -- rokok.

rimo -- ramai.

rindang -- rindu.

rumania -- rumah.

rumbai-rumbai --> rumpi' 1.

rumpi’ -- 1. pemeras; 2. makian ringan atau ungkapan menanggapi pernyataan yang menggemaskan (mirip dengan sialan!).

rumput --> rumpi' 1.

 

S

sakit, se’ -- homo, gay.

sandang -- sana.

sèbokan -- subalan (Jw), pengganjal pantat.

semak, semangka -- suka, senang, nak-sir.

sèmong -- sama; sama-sama; suka sa-ma suka.

sènorita --> sinyorita.

sepèlong -- sepuluh, sepuluh ribu.

sepètong -- sepatu.

sepiring, sepoi -- sepi.

sèrtu -- gèsèr metu (Jw.), mudah mengeluarkan air mani, ejakulasi.

sèsong -- susu, buah dada.

setèl -- atur (supaya mencapai orgasme bersama).

setor -- datang ke rumah (merujuk pada gay atau pelacur laki-laki yang tidak bergaul di tempat umum).

sindang -- sini.

sinopin -- sapa (Jw.), siapa.

sinyorita -- nyorog (Jw.)

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments